photo Untitled-1_zpsrwwqktlf.gif
News Update :

Berita

Kajian

Jelajah

Showing posts with label Islam. Show all posts
Showing posts with label Islam. Show all posts

CAIR: Iklan Anti-Jihad dan Film Anti-Islam Sama Buruknya

Monday, 8 October 2012

NEW YORK--Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) menyayangkan tindakan kelompok The American Freedom Defense Initiative yang mengiklankan pesan anti-jihad dan dukungan terhadap Israel. Tindakan itu dinilai bertujuan memprovokasi umat Islam.

"Iklan ini seperti film antiIslam yang dirancang untuk menyinggung dan memprovokasi umat Islam," papar juru bicara CAIR, Ibrahim Hooper, seperti dikutip nytimes.com, Jumat (21/9). Menurut Hooper, pihaknya telah mendorong umat Islam untuk tidak terprovokasi iklan tersebut.

Umat Islam juga diharapkan untuk memegang teguh keyakinan. Sementara itu, CAIR meminta Otoritas Transportasi Metropolitan (MTA) untuk menolak iklan tersebut. Sebab, ada indikasi iklan tersebut menjadi sarana legal untuk menunjukan tindak fanatik dan rasis.

The American Freedom Defense Initiative memesan spot iklan di stasiun kereta bawah tanah New York Dalam iklan itu terdapat tulisan yang berbunyi, 'Setiap perang antar manusia itu beradab dan liar' dan 'Dukung Israel kalahkan jihad'.

Tak hanya itu, organisasi tersebut juga membeli ruang iklan di stasiun bawah tanah Washington DC. Sebelumnya, otoritas trasnportasi Washington menolak iklan tersebut. Alasannya, iklan itu mengabaikan kenyamanan masyarakat.Direktur eksekutif kelompok itu, Pamela Gellar ancaman terorisme sangat nyata.

"Kebebasan berekspresi harus dipertahankan," katanya. Sebelumnya, organisasi tersebut juga memasang iklan antiIslam terpampang di sejumlah stasiun kereta api bawah tanah di Westchester County, New York.

Kru 'Innocence of Muslim' Harus Diproses Hukum

Demonstrasi yang berkaitan dengan beredarnya film 'Innocence of Muslims', termasuk Indonesia dinilai harus segera ditanggapi pemerintah Amerika Serikat. Yakni dengan melakukan proses hukum terhadap pembuat film, actor, dan aktris yang telah membuat masyarakat marah.

Pengamat Hukum Internasional UI, Hikmahanto Juwana mengatakan pemerintah Amerika Serikat harus merespon. “Kalau berdiam diri bisa menyulut kemarahan publik Indonesia,” katanya, Jumat (21/9). Meski film itu dibuat oleh oknum warga negara Amerika Serikat, publik seringkali tidak peduli dan menanggap pemerintah Amerika Serikat yang bertanggung jawab.

Tak hanya itu, ia beranggapan pemerintah SBY sebisa mungkin menggalang dukungan dari negara penduduk Islam untuk meyakinkan pemerintah AS agar melakukan sesuatu.

Ia juga beranggapan, kalau bisa, pemerintah AS diminta untuk segera bertindak supaya tidak ada adu domba masyarakat dan aparat Indonesia. Karena, yang pada akhirnya dirugikan adalah publik yang melakukan aksi.

Astaghfirullah, Iklan Anti-Jihad di Subway New York

NEW YORK -- Protes umat Islam terhadap film "Innocence of Muslim" membuat kampanye anti-Islam di Amerika Serikat makin gencar.

Sebuah iklan anti-jihad telah disetujui untuk dipajang di beberapa stasiun kereta api bawah tanah di New York. Dijadwalkan, iklan bernada dukungan terhadap Israel tersebut akan mulai ditampilkan Senin (24/9) mendatang.

Berdasarkan dokumen pengadilan setempat, iklan tersebut berbunyi, "Di setiap perang antara orang beradab dan liar, dukunglah orang-orang yang beradab. Dukung Israel. Kalahkan Jihad."

Sebelumnya, otoritas transportasi metro New York (MTA) telah menolak ditampilkannya iklan ini. Otoritas keberatan dengan bahasa yang menyerang satu pihak tertentu.

Namun, kelompok kebebasan berekspresi di AS, American Freedom Defence Initiative menentang kebijakan tersebut dan menggugatnya ke pengadilan.

Di pengadilan, gugatan tersebut dikabulkan. "Tangan kami dibelenggu. MTA telah dikalahkan oleh pengadilan yang melarang penerapan standar iklan anti-pelecehan yang kami berlakukan," kata juru bicara MTA, Aaron Donovan seperti dikutip dari IOL, Kamis (20/9).

Haji Umrah

 

© Copyright Young Muslim Generation 2012 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Modified by Blogger Tutorials.