photo Untitled-1_zpsrwwqktlf.gif
News Update :

Berita

Kajian

Jelajah

Showing posts with label Haji Umrah. Show all posts
Showing posts with label Haji Umrah. Show all posts

Puluhan Ribu Jamaah Tinggalkan Madinah

Tuesday, 9 October 2012

MADINAH -- Jamaah calon haji gelombang satu terus meninggalkan Kota Madinah menuju Makkah. Jumlahnya kini diperkirakan telah mencapai sekitar 68 ribu orang yang berasal dari sekitar 170-an kloter.

"Jamaah gelombang pertama yang semula berada di Madinah setiap hari terus diberangkatkan menuju Makkah," kata Kepala Misi Haji Indonesia Daerah Kerja Madinah, Akhmad Jauhari.

Dari data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) hingga Selasa (10/10) pukul 17.00 waktu Arab Saudi (WAS), diketahui, saat ini masih ada sekitar 80-an kloter dngan setidaknya 34 ribu jamaah yang masih berada di Madinah.

Setiap hari ada belasan kloter dengan ratusan bus yang berangkat dari Madinah menuju Makkah. Sebelum menuju Makkah, bus harus berhenti sejenak di Bir Ali atau Masjid Dzul Hulaifah, untuk mengambil miqat atau berniat ihram.

Di tempat inilah, para jamaah diwajibkan untuk turun dari bus, shalat sunat dua rakaat, sudah mengenakan pakaian ihram dan berniat umrah. Jika tidak melakukan ini, jamaah akan dikenakan dam (denda).

Biasanya jamaah diberangkatkan setelah Subuh, serta seusai waktu Zuhur dan Ashar. Para jamaah juga telah diminta untuk mandi dan berpakaian ihram sejak dari pemondokan sehingga tak merepotkan begitu singgah di Bir Ali. Saat berada di sana, jamaah hanya tinggal melaksanakan shalat sunat dua rakaat dan berniat umrah. ''Waktu tempuh Madinah-Makkah sekitar 5-6 jam,'' papar Jauhari.

Lantaran itulah, petugas yang bertugas di Sektor Bir Ali harus memastikan para jamaah telah melakukan semua tahapan itu sebelum berangkat ke Makkah. Bisa dipastikan, itu bukan pekerjaan mudah karena setidaknya ada 15-20 kloter atau setara dengan ribuan jamaah yang mendatangi Bir Ali untuk miqat.

Untuk memudahkan proses miqat, petugas juga meminta ketua rombongan masing-masing jamaah untuk memantau anggotanya agar tidak salah masuk ke dalam bus atau tertinggal rombongan. Apalagi, hampir semua jamaah dari berbagai negara mengambil miqat di Bir Ali.

Mau Berbelanja Kurma? Madinah-lah Tempatnya

Barang-barang yang dijual di Madinah, seperti busana atau peralatan elektronik jauh lebih mahal dibandingkan di Makkah atau Jeddah. Tapi untuk buah-buahan seperti kurma dan kismis harga yang ditawarkan di Madinah lebih murah ketimbang di Makkah dan Jeddah.

Jadi, jamaah haji perlu lebih cerdas dalam memilih tempat berbelanja. Jika masih berada di Madinah, jangan tergesa-gesa untuk berbelanja busana, soufenir, dan sejenisnya. Bersabarlah sejenak hingga mendapat kesempatan untuk sampai di Jeddah.

Madinah adalah pasar yang banyak menjual buah khas Arab Saudi, yaitu kurma. Pusat pemasarannya adalah Pasar Kurma Madinah. Di pasar ini dijual berbagai jenis kurma. Kurma ajwa dijual dengan harga yang bervariasi, mulai dari 40 riyal sampai 90 riyal. Kurma aruna ada yang harganya 30 riyal namun ada juga yang harganya 70 riyal. Selain buah kurma, biskuit-biskuit yang terbuat dari bahan dasar kurma juga tersedia di sini.

Pasar Kurma Madinah berlokasi sekitar 60 meter di sebelah selatan Masjid Nabawi. Pasar ini dibuka mulai dari pukul 07.00 waktu Arab Saudi hingga pukul 23.00 pada musim haji.

Penyebab Bus Terbakar Diduga Hubungan Arus Pendek

Monday, 8 October 2012

MAKKAH — Penyebab terbakarnya bus yang mengangkut rombongan 5 jamaah calon haji Indonesia asal Gowa, Sulawesi Selatan diduga akibat hubungan arus pendek atau korsleting.

”Kepolisian Arab Saudi sedang menyelidiki peristiwa ini. Dugaan sementara terjadi akibat hubungan arus pendek,” ujar Kepala Seksi Pengamanan Daerah Kerja Makkah, Letkol Jaetul Muchlis Basyir, Senin (8/10) malam.

Menurut Ramlah Nurung, salah seorang jamaah yang menumbang bus Ummul Qura itu, kebakaran bermula dari bagian belakang bus. ”Saya kebetulan duduk di bagian belakang dan mencium sesuatu yang terbakar, bau gosong,” tutur jamaah kloter 13 embarkasi Ujungpandang itu.

Ketika bus menepi, kata dia, api sudah berkobar dari bagian belakang. Saat pintu bagian tengah tertutup, papar Ramlah, jamaah langsung keluar dari pintu bagian depan yang bisa diganjal jamaah. Bus Ummul Qura terbakar pada pukul 16.30 waktu Arab Saudi, di sekitar 25 kilometer sebelum titik cek poin Jumum. Jarak Jumum ke Kota Makkah mencapai 40 kilometer.

”Kita sudah sampai di lokasi dan melihat langsung kondisi bus. Tak ada yang tersisa sama sekali,” ujar Kepala Seksi Pengamanan Daerah Kerja Makkah, Letkol Jaetul Muchlis Basyir.

Jamaah Meninggal Setelah Umroh 4 Kali dalam Waktu 4 Hari

MAKKAH — Jamaah haji M Chofiqi bin Iman Mochtar (58) yang tergabung dalam Kloter 11 embarkasi Solo meninggal dunia pada Ahad pukul 23.50 waktu setempat. Dia wafat di Masjidil Haram, Makkah, setelah kelelahan melakukan ibadah sunah empat kali umroh dalam waktu empat hari.

“Sesuai hasil pemeriksaan, ia kelelahan berat,” kata Ketua Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Makkah, dr Agus Widiyatmoko, ketika dikonfirmasi di Makkah, Senin, terkait penyebab meninggalnya Chofiqi.

Sampai Senin sore, sebanyak 22 calon haji Indonesia telah meninggal di Arab Saudi sejak pelaksanaan musim haji tahun ini pada 22 September 2012. Empat orang yang meninggal terakhir masing-masing, Rosna Siregar bt H. Mhd Soleh Siregar (45), Umuribu Laheri (58), Syarifuddin bin Juned (59) dan Chofiqi.

Haji Umrah

 

© Copyright Young Muslim Generation 2012 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Modified by Blogger Tutorials.